Tuesday, March 14, 2017

Photograph - Ed Sheeran (Lyrics)

Photograph
Selembar Foto

Loving can hurt, loving can hurt sometimes
Cinta bisa membuat kita sakit terkadang
But it’s the only thing that I know
Tapi hanya itu yang kutahu
And when it gets hard, you know it can get hard sometimes
Saat semua jadi sulit, semua terkadang jadi sulit
It is the only thing that makes us feel alive
Hanya ini yang bisa membuat kita merasa hidup

We keep this love in a photograph
Kita abadikan cinta ini di selembar foto
We make these memories for ourselves
Kita buat kenangan kita sendiri
Where our eyes are never closing, hearts are never broken
Dimana mata kita tak pernah tertutup dan hati kita takkan pernah patah
And time’s forever frozen still
Dan waktu tetap tak bergerak

So you can keep me
Jadi kau bisa menyimpanku
Inside the pocket of your ripped jeans
Di dalam saku celana jins robek-robekmu
Holding me closer ‘till our eyes meet
Memegangku erat sampai kita bertemu
You won’t ever be alone, wait for me to come home
Kau takkan pernah sendiri, tunggu aku pulang

Loving can heal, loving can mend your soul
Cinta bisa menyembuhkan, cinta bisa memperbaiki jiwamu
And is the only thing that I know
Dan hanya itu yang kutahu
I swear it will get easier
Aku bersumpah semua akan baik-baik saja
Remember that with every piece of you
Ingat itu dengan semua bagian dirimu
And it’s the only thing we take with us when we die
Dan hanya itu yang kita bawa saaat meninggal

And if you hurt me
Dan jika kau melukaiku
Well that's okay baby only words bleed
Tidak apa-apa sayang hanya kata-kata biasa
Inside these pages you just hold me
Dalam halaman-halaman ini kau tetap bersamaku
And I won’t ever let you go, wait for me to come home
Dan ku tak akan membiarkanmu pergi, tunggu aku pulang

Oh you can fit me inside the necklace you got when you were 16
Oh kau bisa menaruhku di dalam kalung yang kau dapat saat umurmu 16
Next to your heartbeat where I should be, keep it deep within your soul
Didekat hatimu tempat dimana aku harusnya berada, jaga itu dengan sepenuh hati

When I’m away I will remember how you kissed me
Saat aku jauh, aku akan mengingat saat kau menciumku
Under the lamp post back on sixth street
Didekat tiang lampu di 6th Street
Hearing you whisper through the phone, wait for me to come home
Mendengarmu berbisik melalui ponsel, tunggu aku pulang

Note:
   Kalo menurut gua sih, ini lagu adalah tentang orang yang lagi LDR. Soalnya kalimat "wait for me to come home" itu diulang beberapa kali di lagu ini. Dan dalam masa LDR itu mereka cuma telponan dan mandangin foto pacarnya buat melepas rindu. Gua nggak ngerti apakah si Ed Sheeran di jaman bikin ini lagu belom mengenal Skype atau fasilitas video call di situs-situs lain. Hehe, soalnya kalo sekarang lagi kangen mah tinggal video call aja ya kan. Facebook bisa, Skype, bahkan Whatsapp sekarang kan udah ada video call nya juga tuh. Ya tapi mungkin ini dibikin memandangi foto pacarnya biar menambah kesan romantis kali ya. Kan agak kurang klasik aja kesannya kalo make video call. Apalagi kalo sinyalnya jelek. Beehh, bisa jadi tengkar dan nggak romantis lagi ntar. 

Love Yourself - Justin Bieber (Lyrics)

Love Yourself
Simpan saja cintamu

For all the times that you rain on my parade
Demi waktu yang kau habiskan bersamaku
And all the clubs you get in using my name
Dan semua kelab yang kau masuki atas namaku
You think you broke my heart, oh girl, for goodness sake
Kau pikir kau membuatku patah hati, yang benar saja
You think I’m crying on my own, well I ain’t
Kau pikir aku menangis karena itu, padahal tidak

And I didn’t wanna write a song
Dan aku tidak akan membuat sebuah lagu
‘Cause I didn’t want anyone thinking I still care, I don’t
Karena aku tak ingin orang lain berpikir aku masih peduli padahal tidak
But, you still hit my phone up
Tapi kau masih sering menelponku

And baby I be moving on
Dan aku sudah melupakanmu sayang
And I think you should be something I don’t wanna hold back
Dan aku tidak ingin mengingatmu
Maybe you should know that
Mungkin kau perlu tahu itu

My mama don’t like you but she likes everyone
Ibuku tak menyukaimu tapi dia menyukai semua orang
And I never like to admit that I was wrong
Dan aku tidak suka mengaku salah
I’ve been so caught up with my job, didn’t see what’s going on
Aku sibuk dengan pekerjaan ku, tak tahu apa yang terjadi
But now I know, I’m better sleeping on my own
Tapi sekarang aku tahu, aku sebaiknya tidur sendiri saja

‘Cause if you like the way you look that much
Karena jika kau sangat suka dengan peampilanmu
Oh baby you should go and love yourself
Pergilah sana dan simpan cintamu sendiri sayang
And if you think that I’m still holding on to something
Dan jika kau pikir aku masih bergantung padamu
You should go and love yourself
Pergilah sana dan simpan cintamu sendiri

And when you told me that you hated my friends
Dan saat kau menagatakan padaku kau membenci teman-temanku
The only problem was with you and not them
Masalahnya ada padamu, bukan mereka
And every time you told me my opinion was wrong
Dan setiap saat kau memberitahuku bahwa aku salah
And tried to make me forget where I came from
Dan mencoba membuatku lupa diri

For all the times that you made me feel small
Demi saat-saat ketika kau meremehkanku
I fell in love now I feel nothing at all
Aku dulu mencintaimu tapi sekarang tidak sama sekali
And I never felt so low when I was vulnerable
Dan aku tidak pernah merasa lemah saat aku tersakiti
Was I a fool to let you break down my walls?
Kau pikir aku bodoh dan membiarkanmu merusak hidupku?

Note:
   Jadi ceritanya lagu ini kalo menurut gua itu semacem ungkapan hati seekor cowok yang mau putus dari pacarnya. Penyebab putusnya itu kira-kira karena yang pertama, ibunya si cowok nggak suka, yang kedua, si cewek ini kayak terkesan nggak mau bergaul sama temen-temennya si cowok itu, dan yang ketiga adalah karena pada dasarnya si cowok udah nggak ada rasa sama ceweknya gegara doi selalu menyalahkan si cowok dalam beberapa kesempatan. Kan emang gaenak sih ya punya pacar yang sok eksklusif dan menganggap kita itu barang koleksi langka yang cuman punya dia doank. Dan gua rasa lagu ini cocok banget buat mereka yang pengen mutusin pacarnya karena masalah di atas. Kan keren gitu putusnya make lagu. Biar berasa Katakan Putus.

Monday, March 13, 2017

Oca Jadi Anak Kos Malang


   Halo, Readers! Lama nggak nongol nih. Sorry banget ya, lagi banyak job malam, eh, maksudnya job aja nggak pake malam. Ntar gua dikira mbak-mbak seratus ribuan lagi. FYI, sekarang gua lagi di Malang nih. Dan foto yang di atas itu, iya itu, itu buka gua yang moto kok. Boro-boro mau foto, nyari jalan ke FK UB aja masih pake acara nyasar ke UNMER. Yaudahlah ya. Maklumin aja. Namanya juga manusia jaman prasejarah yang baru keluar dari bawah tempurung kelapa dan langsung disuguhin seblak Bandung. Ya kaget lah, Anying. BTW, apa kabar Readers? Yang ngambil D3 di kampusnya berarti saat ini kalian lagi dalam keadaan yang kurang lebih sama kayak gua. Yang lagi PKL atau magang angkat tangan please! Gua lagi gitu soalnya. Kalo soal TA mah nggak usah dibahas ya. Kan nggak boleh berkata-kata kotor (FYI, nanya TA ke anak semester akhir itu dosa besar setara zina).


   Gua di Malang ini lagi PKL di tempat terjemahan namanya Transbahasa. Kalo pengen tau apa itu TransBahasa, silahkan search sendiri di google deh. Soalnya gua baru seminggu disini. Jadi belom bisa ngasih keterangan apa-apa selain staff nya asik-asik. Itu aja sih. Gua disini PKL nya berdua aja sama si Abdul 'Omes' Kadir. Temen-temen gua lainnya yang seangkatan milih di tempat-tempat pariwisata semacem hotel sama tour and travel. Gua sama Omes sih males ya ke tempat gituan. Soalnya... yah, kita nyadar diri, Readers. Nggak mungkin kan manusia bermuka mirip lutung ketembak kayak kita berdua ngelamar ke hotel gede semacem Shangri-La di Surabaya sana? Ya sudah, akhirnya, karena gua sama Omes pada dasarnya nggak bego-bego amat dan lebih suka ngadep layar monitor daripada ngadepin kenyataan pahit, maka kitapun memutuskan buat PKL di tempat itu. Untungnya, staff-staff disana tipenya hampir sama kek kita, jadi, ya... serasa we found somewhere we belong.


   Di atas itu salah satu kerjaan gua di tempat tersebut, Readers. Kalo dilihat sekilas sih kayaknya emang bikin puyeng soanya harus analisis terjemahan versi gua sama versi editor. But, it's fine. Nothing's wrong with this. Meskipun bikin kepala cenat-cenut pas pulang, tapi ini bener-bener sesuai harapan kita berdua. Dan tugas ini bener-bener worth it dibandingkan dengan bebrapa temen kita yang PKL di tempat lain. Ada yang cuman disuruh fotokopi, ada yang disuruh kerja diluar bidangnya, macem-macem deh pokoknya. Sebenernya enak juga sih kalo kita nggak dikasih tugas apa-apa. Cuman kan kita ada laporannya tuh. Nah, kalo kita nggak disuruh ngapa-ngapain di sana, mau nulis apa di laporan coba?
   Tapi jujur deh, buat gua, yang menantang di Malang itu bukan masalah pekerjaannya. Tapi masalah cari kosnya. Ceritanya, gua dapet info hari Kamis 2 minggu lalu kalo gua keterima PKL di TransBahasa. dan Senin udah harus mulai kerja. Mati loh. Hari itu gua nggak kepikiran sama sekali kalo gua bakal berangkat PKL secepet itu. Perkiraan sih pertengahan Maret gitu. Soalnya sampe awal Maret gua belom dapet info apa-apa. Tau-taunya gua disuruh mulai hari Senin. Bayangin, kosan nggak ada, temen akrab di Malang juga nggak ada, dan hari Minggu gua harus cus ke Malang karena Senin udah masuk. Jadilah hari itu gua minta tolong kesana kemari buat nyariin gua tempat kost.
   Namanya juga mendadak, beberapa orang yang gua mintain tolongpun nggak bisa bantu. Akhirnya gua pun mengeluarkan cara terakhir gua buat nyari tempat kost: browsing! Sebagai seorang bocah yang rada anti sosial, gua pun memutuskan browsing daripada nunggu info dari orang-orang yang nantinya belum tentu cocok sama gua. Gua selama seharian di hari Kamis sama Jumat itu browsing dan ngontak nomor-nomor yang tertera di laman web nya sampe pulsa gua abis padahal baru ngisi. Tapi, ya, namanya juga usaha. Gua selama 2 hari itu getol banget nanya-nanya di kontak yang tertera mengenai jarak, harga, fasilitas, dll sampai akhirnya gua menemukan tempat kos yang saat ini gua tempati.


   Ini adalah penampakan kamarnya. Fotonya gua download dari OLX karena emang gua nemunya disitu. Jaraknya dari tempat kerja gua lumayan jauh sih, sekitar 15 menitan gitu. Kalo liat di google maps sekitaran 4 KM. Tapi nggak masalah buat gua. Karena yang paling penting buat gua adalah harga, Guys. Gua sempet nemu yang deket banget cuman 5 menitan gitu, masalahnya adalah harganya yang nggak bersahabat. Maklum ya, selain karena lagi ada problem finansial, kondisi keuangan anak semester akhir biasanya nggak bagus-bagus amat karena kepotong buat seminar, bayar tunggakan, dan kawan-kawan sehingga gua nggak bisa milih kos berdasarkan jarak aja. Kalo dari segi fasilitas sih, standar ya. Nggak enaknya kamar mandinya cuman 1 buat 8 orang yang ngekos disitu. Akhirnya tiap pagi kadang gua harus ngalah mandi agak siangan padahal gua harus masuk 9.30 which means jam 9 gua harus berangkat kalo nggak mau telat. Tadi pagi bahkan gua baru mandi jam 9 karena masih ada penghuni kost yang nyuci dan gua nggak enak negurnya. Jadilah gua tadi kalap naik motornya biar nggak telat.
   Kalo boleh bilang sih, yang disayangkan dari Malang adalah lalu lintasnya. Kok kayaknya dari pagi sampe sore gua pulang kerja selalu kejebak macet. Ya, macetnya nggak parah emang. Tapi kalo dibandingkan Jember lebih parah sini. Kalo menurut gua sih, mungkin penyebabnya adalah karena tempat kos gua itu strategis, dalam artian deket dengan kampus-kampus. Jadinya mahasiswa yang mau berangkat pada keluar semua di jam segitu dan pulang di jam yang sama kayak gua. Hell yeah. Jadi pengendara di Malang yang jelas nggak bisa santai soalnya loe harus jalan terus dan kalo mau nyebrang jangan nunggu kendaraan sepi karena emang nggak akan pernah sepi tuh jalan raya, Anying. Kalo dari suhunya masih bisa ditolerir kok karena gua di Malang Kota, bukan di Batu. Dari segi makanan, santai kok. Selama masih sesama penghuni Jawa Timur ya makanannya pasti sama aja kayak di Negara Jember sana.
   Terus, apa lagi ya yang mau gua bahas? Oh iya, sayang banget nih setiap weekend gua harus pulang ke Jember sana, Guys. Soalnya gua lagi dalam masa latihan buat seleksi terbuka April ntar sebelum dikirim ke 5th NPEO di Banjarmasin sana. Ya, gua sendiri nggak terlalu berharap banyak buat olimpiade kali ini soalnya kalau ntar gua kepilih jadi salah satu peserta, maka gua harus meninggalkan magang gua selama lomba. Nggak enak aja sama supervisornya kalo minta izin selama itu meskipun dalam rangka tugas kampus sih. Gua khawatir disuruh nambah atau hari sebagai kompensasinya kan nggak seru.
   Yah, sementara sekian dulu, Readers. Gua mau pulang sekarang. Jamnya udah abis. See you tomorrow deh ya. Bagi yang jomblo semoga cepet dapet pacar biar besok-besok kalo baca postingan gua udah dalam keadaan berdua. Bye!